Apa itu Potensiometer? Ini penjalasannya

Posted on

Penjelasan Potensiometer dan Cara Kerja

Apa itu Potensiometer – Didalam rangkaian elektronika terdapat banyak komponen yang saling terhubung untuk tujuan tertentu. Salah satu komponen elektronika yang sering digunakan dalam perangkat-perangkat audio, otomotif dan sensor adalah Potensiometer. lalu apa itu Potensiometer? Bagaimana Potensiometer bekerja?
Berikut penjelasannya.

Apa itu Potensiometer?

Potensiometer itu adalah Resistor Variabel dimana nilai resistansinya dapat kita ubah-ubah.

Dimana contoh Potensiometer digunakan?

Sangat banyak penggunaan potensimeter didalam perangkat elektronika dan potensiometer digunakan ketika kita ingin melakukan perubahan terhadap satu objek tertentu secara linear.

Contoh 1 seperti mengecilkan atau membesarkan volume audio.

Contoh 2 mengatur redup atau kecerahan lampu

Contoh 3 mengatur kecepatan motor DC

dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Kerja Dari Potensiometer?

Untuk menjelaskan itu, kita coba pakai potensiometer rotari.

Setiap potensiometer memiliki nili resistansi.

Biasanya nilai resistansi tertera dibadannya. Seperti contoh pada gambar berikut:

Apa itu Potensiometer? Ini penjalasannya

Contohnya kita pakai 10K, artinya resistansi adalah 10.000 OHM.

Mari Praktek Cek Nilai Resistansi

Potensiometer itu punya 3 kaki. Perhatikan pada gambar diatas.

Kita beri nama, kaki A, B dan C.

kaki A – C itu adalah sebuah resistor total yakni memiliki nilai resistansi 10.000 Ohm (andaikan tidak ada B).

Sedangkan kaki B adalah bagian dimana kita dapat mengetahui perubahan nilai resistansi ketika posteniometer diputar.

Cara mengethaui perubahan nilai resistansinya adalah menggunakan Multimeter.

misalnya kita hubungkan ni multimeter ke ujung ujung, terus kita putar dia nggak ada efek perubahan nilia resistansi. dia akan berubah nilai resistansinya kalai kita ukur kaki tengahnya.

Apa itu Potensiometer? Ini penjalasannya

itu mengapa, kaki tengah itu menjadi output dari potensiometer.

Praktek 2 Cek nilai tegangan

Sekarang,

Kaki A hubungkan dengan tegangan 5V.

Kaki C hubungkan dengan GND

Baca Juga:  Jenis Sensor Asap Kebakaran Berdasarkan Cara Kerja

Kaki B hubungkan dengan Multimeter

Sekarang putar, lihat perubahan tegangan.

Sebagai contoh seperti pada gambar berikut:
Apa itu Potensiometer? Ini penjalasannya

Prakterk 3 Dimmer LED

Sekarang rangkaikan rangkaian LED. Jadi nanti ketika kita memutar potensiometer, maka efeknya adalah cerah atau redupnya LED.

Oke, saya udah buat rangkaian dibawah menggunakan KICAD, mari kita coba rangkai potensiometer mengontrol LED berikut .

Apa itu Potensiometer? Ini penjalasannya

Silahkan di tes dengan memutar potensiometer, anda akan melihat hasilnya perubahan pada LED.

Kira-kira udah paham ya.

Fungsi Potensiometer

1. Membatasi arus

2. Pembagi tegangan

Tipe Potensiometer

Potensiometer itu secara umum ada dua tipe yaitu Linear dan Rotari. Ada juga tipe yang lain, tapi kita tidak pelajari dis.

Contohnya penggunaan Linear & Rotari?

kalau linear, contohnya itu ada di mixer,

kalau rotari contohnya ada di pengaturan volume, tone control, redup terangnya lampu (dimmer),

Sekian, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.