Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Dan Bagaimana Sistem Alarm Kebaran Bekerja?

Sistem Alarm Kebaran

Apa Dan Bagaimana Sistem Alarm Kebaran Bekerja? - Fire Alarm System di rancang untuk memberikan peringatan bahaya dengan menyembunyikan sirine (suara) dan lampu tanda bahaya juga pada beberapa kasus memberikan feedback berupa pancaran air (jika ada kebakaran), menyemprotkan gas (jika ada gas bocor).

Fire Alarm System dapat ditemukan pada Gedung perkantoran, perusahaan, bangunan publik, dan lainnya.

Tujuan dari fire alarm system adalah mengurangi resiko bahaya dan bisa menyelamatkan nyawa kita.

Apa Dan Bagaimana Sistem Alarm Kebaran Bekerja?


Cara Kerja Sistem Alarm Kebakaran

Cara kerja alarm kebakaran sangat sederhana. Mari kita lihat 3 bagian utama pada sistem itu yaitu Input (Sensor), Controller (Control Panel) dan Output (Sirine dan lampu peringatan).

Mari kita berbicara sensor. Ada 4 jenis perangkat sensor secara umum yang digunakan pada sistem alarm, yaitu sensor asap, sensor karbon monoksida, sensor panas dan multi sensor. Selengkapnya baca disini.

Ketika sensor mendeteksi sesuatu hal yang tidak baik, sebut saja sensor asap mendeteksi adanya asap, maka ia akan mengirimkan sinyal ke kontrol panel. 

Kontrol panel akan segera merespon sinyal tersebut dan membunyikan alarm dan lampu tanda bahaya.

Selain sensor ada juga yang namanya manual switch, dimana ini merupakan sebuah tombol dan ketika tombol itu ditekan maka kontrol panel akan merespon tombol tersebut dan membunyinan sirine dan lampu tanda bahaya.

Hanya itu saja. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Apa Dan Bagaimana Sistem Alarm Kebaran Bekerja?"