Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghitung Resistor Paralel dan Seri Dasar

Cara Menghitung Resistor Paralel dan Seri

Cara Menghitung Resistor Paralel dan Seri Dasar
Resistor Paralel dan Seri (Ilustrasi Pixabay.com)

A. Resistor Seri

A.1 Penjelasan Resistor Seri

Cara Menghitung Resistor Paralel, Seri dan Kalkulator Resistor Resistor seri adalah resistor yang terhubung secara seri terhadap resistor lainnya. Baik dua resistor, tiga resistor dan seterusnya.

Selain itu, resistor dapat juga dihubungkan secara paralel dan kombinasi antara keduanya. Ini merupakan dasar-dasar Ilmu elektronika.

Bentuk rangkaian resistor seri pada dasarnya adalah seperti ini:
 
Cara Menghitung Resistor Paralel, Seri dan Kalkulator Resistor

A.2 Fungsi Resistor Seri

Fungsi Resistor Seri adalah:
  1. Menambah nilai resistansi tertentu
  2. Pembagi Tegangan

1. Menambah Nilai Resistansi Tertentu

Mengapa kita harus menambah nilai resistansi?

Resistor memiliki nilai standar dalam produksinya. Perusahaan produsen resistor, tidak mencetak resistor itu dengan nilai-nilai yang banyak.

Perhatikan pdf berikut, berisikan 168 list nilai resistor dengan toleransi 5% yang umum diproduksi:

 
Misalnya dalam desain rangkaian kita, dibutuhkan resistor dengan nilai 12.5K ohm.
 
Namun, di pasaran kita dapatkan resistor dengan range nilai 12K ohm, 13K ohm.
 
Bagaimana caranya kita bisa membuat resistor dengan nilai 12.5K ohm?
 
Caranya adalah dengan menambah resistor 12K ohm +  500 ohm = 12.5K ohm.

Rumus Rangkaian Seri Resistor

Rumus Rangkaian Seri Resistor adalah:

Rtotal = R1 + R2 + R3 + ..... + Rn

Keterangan:
R1 = Resistor ke-1
R2 = Resistor ke-2
R3 = Resistor ke-3
Rn = Resistor ke-n 

*n = nilai selanjutnya

Kira-kira sudah paham ya?

 

2. Resistor Seri Sebagai Pembagi Tegangan

Hal yang harus di ingat dari rangkaian seri ini adalah:

Tegangan setiap resistor pada rangkaian seri adalah berbeda, sedangkan arus setiap resistor adalah sama“.
 
Secara sifatnya, resistor akan membuat adanya drop tegangan atau tegangan jatuh pada resistor seri.
 
Perhatikan pada gambar di bawah ini, terdapat tiga resistor yang terhubung secara seri.

 
Cara Menghitung Resistor Paralel, Seri dan Kalkulator Resistor
 

Tegangan yang diberikan pada titik A dan B adalah 10V.
 
Masing-masing resistor memiliki nilai resistansi 3K, 2K, dan 5K Ohm yang terhubung secara seri.
 
Ketika di ukur masing-masing tegangan pada resistor menggunakan multimeter, di dapat hasil sebesar 3V, 2V dan 5V. 

Bagaimana ini bisa terjadi?
 
Penjelasanya:
  1. Mencari Rtotal

    Rtotal = R1 + R2 + R3
                = 3K + 2K + 5K = 10K

  2. Cari Arus

    I = V/R
      = 10V / 10K ohm
      = 0.001 A = 1mA

    Ini artinya arus yang melewati R1, R2, dan R3 adalah 1mA.

    Arus tetap sama pada rangkaian seri resistor.

    Itotal = IR1 = IR2 = IR3

  3. Cari Tegangan R1 

    VR1 =  I * R1 = 1mA * 3K
             = 3V

  4. Cari tegangan R2

    VR2 = I * R2
            = 1mA * 2K
            = 2V

  5. Cari tegangan R2
      
    VR2 = I * R2
            = 1mA * 5K
             = 5V
Sampai disini kira-kira sudah paham ya?

3. Contoh Soal Resistor Seri

Berikut adalah contoh dan penyelesaian soal pembagai tegangan resistor dengan dua resistor seri. Rumus ini adalah rumus dasar hukum Ohm.

1. Contoh soal pertama.

Jika Vs, R1 dan R2 diketahui, bagaimana cara mencari Vout1 dan Vout2?
 
Jawab:
Pertama cari arus I terlebih dahulu karena arus pada resistor seri adalah sama. Rumusnya I = Vsumber / (R1 + R2)
Kedua cari Vout1. Rumusnya adalah Vout1 = I.R1
Ketiga cari Vout2. Rumusnya adalah Vout2 = I.R2

2. Contoh soal kedua.

Jika Vs, Vout1 dan Vout2 diketahui, bagaimana cara mencari R1 dan R2?
 
Jawab:
Karena R1 dan R2 tidak diketahui, satu-satunya cara adalah menentukan Rtotalnya. Misalnya kita tentukan Rtotalnya adalah 2K Ohm.
Pertama cari arus I terlebih dahulu. I = Vsumber / 2K
Kedua cari resistansi R1 rumusnya adalah R1 = (Vsumber - Vout1) / I
Ketiga cari resistansi R2 rumusnya adalah R2 = (Vsumber - Vout2) / I


B. Resistor Paralel

B.1 Penjelasan Resistor Paralel

Resistor Paralel adalah resistor yang terhubung secara paralel terhadap resistor lainnya. Baik dua resistor, tiga resistor dan seterusnya.

Rangkaian dasar resistor paralel adalah sebagai berikut:
 
Cara Menghitung Resistor Paralel, Seri dan Kalkulator Resistor


B.2 Fungsi Resistor Paralel

Fungsi Resistor Paralel adalah:
  • Mengurangi nilai resistansi tertentu.
  • Pembagi Arus
 

a. Mengurangi Nilai Resistansi Tertentu

Mengapa kita harus mengurangi nilai resistansi?

Resistor memiliki nilai standar dalam produksinya. Perusahaan produsen resistor, tidak mencetak resistor itu dengan nilai-nilai yang banyak.

Perhatikan pdf berikut, berisikan 168 list nilai resistor dengan toleransi 5% yang umum diproduksi:

 
Misalnya dalam desain rangkaian kita, dibutuhkan resistor dengan nilai 2819  ohm atau setara 2.8K Ohm.
 
Namun, di pasaran hanya dapat resistor resistansi 2.7K dan 3K Ohm.
 
lalu, bagaimana caranya kita bisa membuat resistor dengan nilai 2.8K ohm?
 
Caranya adalah dengan membuat resistor paralel menggunakan resistor 3.6K ohm dan 13K ohm = 2.8K ohm.

Cara Menghitung Resistor Paralel, Seri dan Kalkulator Resistor


Rumus Rangkaian Seri Resistor adalah:

Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ..... + 1/Rn

Ket:
R1 = Resistor ke-1
R2 = Resistor ke-2
R3 = Resistor ke-3
Rn = Resistor ke-n 

*n = nilai selanjutnya

Kira-kira sudah paham ya?

B.2 Resistor Paralel Sebagai Pembagi Arus

Hal yang harus di ingat dari rangkaian seri ini adalah:
 
Tegangan setiap resistor pada rangkaian paralel adalah sama, sedangkan arus setiap resistor berbeda“.
 
Perhatikan pada gambar di bawah ini, terdapat tiga resistor yang terhubung secara paralel.
 
Cara Menghitung Resistor Paralel, Seri dan Kalkulator Resistor


Tegangan yang diberikan pada titik A dan B adalah 10V.
 
Masing-masing resistor memiliki nilai resistansi 3K, 2K, dan 5K Ohm yang terhubung secara paralel.
 

Bagaimana ini bisa terjadi?
 
Penjelasanya:
  1. Cari Rtotal

    Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
               = 967.74 Ohm
               
  2. Cari Arus (I1) 

    I1 =  V / R1
         = 10V / 3K
         = 0.0033333333333333 A
         = 3.3333333333333 mA

  3. Cari Arus (I2)

    I2 = V / R2 
         = 10V / 2K
         =  0.005 A
         = 5mA

  4. Cari Arus (I3)
      
    I3 = V /  R3
         = 10V /  5K
         = 0.002 A
         = 2mA

  5. Cari Itotal

    Itotal  = I1 + I2 +  I3
              = 3.3mA + 5mA + 2mA
              = 10.3333333333333 mA


  6. Cek Kebenaran 

    R = V / I
        = 10V / 10.3333333333333 mA
        = 10V / 0.0103333333333333 A
        = 967.7419 Ohm

Sampai disini kira-kira sudah paham ya?
 
 
Semoga artikel Cara Menghitung Resistor Paralel, Seri dan Kalkulator Resistor ini dapat membantu panda memahamai bagaimana rangkaian pembagi tegangan resistor dibuat.

Terima kasih telah berkunjung pada website Arduino32. Semoga bermanfaat.


Sumber: Buku Electronics Fundamentals, FLOYD

Posting Komentar untuk "Cara Menghitung Resistor Paralel dan Seri Dasar"