Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sintaks Dasar Pemrograman C++ Pada Arduino

Dua Fungsi Dasar Yang Harus Terpenuhi dalam Pemrograman Arduino

Sintaks Dasar Pemrograman C++ Pada Arduino - Setelah kita mengenal jenis-jenis board Arduino dan jenis apa yang cocok untuk pemula, mari sekarang kita masuk ke dalam materi tata cara penulisan program C++ yang akan digunakan pada pemrograman arduino. 

Sketch

Pada Arduino IDE, tulisan kode program yang akan kita buat disebut dengan "Sketch". Sketch akan bisa berjalan jika 2 syarat terpenuhi, yaitu:

Fungsi setup() digunakan untuk inisialisasi variabel, mengatur kondisi Pin, memulai sebuah library dan lainnya. Fungsi ini akan dipanggil sekali saja saat Sketch pertama kali dijalankan. Jika Arduino di reset atau dihidupkan kembali, maka fungsi ini akan dijalankan kembali.

Fungsi loop() akan dijalankan setelah fungsi setup(). Fungsi loop() digunakan untuk menjalankan program utama secara terus-menerus/berulang.

Perhatikan pada gambar berikut:

Sintaks Dasar Pemrograman C++ Pada Arduino

Pada gambar ini merupakan sintaks dasar yang dibutuhkan dalam pemrograman Arduino. Tanpa kedua ini maka program akan error dan tidak dapat digunakan.

Contoh Program Dasar

Berikut adalah contoh program untuk menghidupkan dan mematikan sebuah LED secara bergantian dalam waktu 1 detik:

void setup() {
pinMode(13, OUTPUT);
}

void loop() {
digitalWrite(13, HIGH);
delay(1000);
digitalWrite(13, LOW);
delay(1000);
}
 

Penjelasan:

Didalam fungsi setup(), kita mengatur pin yang akan digunakan untuk LED, yaitu 13. Pin ini kita tetapkan sebagai OUTPUT. Artinya, pin ini akan mengeluarkan tegangan HIGH (5V) atau LOW(0V).

Setelah itu, kita akan masuk ke program utama yaitu menghidupkan LED selama 1 detik dan mematikan LED selama 1 detik.

Alurnya, jadikan pin 13 pada kondisi HIGH, maka pin 13 akan memiliki tegangan 5V, dimana tegangan 5V ini mampu membuat LED menyala.

Kemudian atur waktu tunda selama 1000ms (1 detik), maka LED akan menyala hingga 1 detik.

Setelah itu, jadikan pin 13 pada kondisi LOW, maka pin 13 akan memiliki tegangan 0V, dimana pada tegangan ini LED tidak dapat menyala/padam.

Kemudian atur waktu tunda selama 1000ms (1 detik), maka LED akan padam hingga 1 detik.

Dan LED akan kembali  menyala 1 detik, padam 1 detik dan seterusnya.

Posting Komentar untuk "Sintaks Dasar Pemrograman C++ Pada Arduino"