Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menyimpan Data Float Ke EEPROM Arduino

Float EEPROM Arduino

Apa itu nilai Float?

Menyimpan Data Float Ke EEPROM - Float merupakan data angka yang berkoma dan nilai float ini banyak di gunakan pada nilai yang memiliki koma seperti koordinat, tengangan analog, dan pengukuran dengan akuratan  yang tinggi.

Nilai float ini di simpan didalam memori dengan kapasitas 4 byte atau 32 bit. Rentang nilai yang di simpan adalah 3,4028235E+38 hingga -3,4028235E+38.

Tidak hanya float, jika anda ingin menyimpan dengan nilai yang lebih besar, anda dapat menggunakan double.


Cara Simpan Dan Baca Data Float EEPROM Arduino, how to save float data to eeprom arduino


Cara Menyimpan Nilai Float Ke EEPROM

Jika biasanya kita menyimpan nilai integer atau bilangan bulat ke EEPROM menggunakan perintah "write", beda halnya jika kita ingin menyimpan bilangan berkoma. perintah yang digunakan adalah "put". Jadi baris programnya adalah :

EEPROM.put(alamat, nilai);

Alamat yang di tuju tidak statis, artinya alamat hanya di berikan  darimana data mulai di simpan dan akan bertambah seiring dengan banyaknya data.

Sebagai contoh jika menggunakan perintah "EEPROM.write", jika nilai yang ingin disimpan berupa integer "5" dan akan di simpan pada alamat ke "1".

Maka memori penyimpanan untuk angka "5" hanya ada pada alamat ke "1". Berbeda dengan "EEPROM.put", jika kita menyimpan nilai "5.12345" ke alamat "1", maka memori yang digunakan dimulai dari :

  • alamat ke "1" menyimpan angka 5,  
  • alamat ke "2" meyimpan "titik"
  • alamat ke "3" meyimpan angka 2
  • dan seterusnya.

Nah, jika data yang akan di simpan sebanyak dua data seperti  "float data1 = 1.2321;" dan "float data2 = 34.324;", maka penulisan alamat yang dituju adalah sebagai berikut:
EEPROM.put(1, data1);
EEPROM.put(7, data2);

Program Menulis dan Membaca Nilai Float  EEPROM

Membaca nilai float dari EEPROM menggunakan perintah "get" dengan contoh baris program:
EEPROM.get(alamat, nilai);


#include <EEPROM.h>

int addr = 0;
float a = 96.99419; //Data yang akan di simpan
float b;

void setup() {
Serial.begin(9600);

//Simpan data float ke EEPROM
EEPROM.put(addr, a);
Serial.print("Tulis ke EEPROM : ");
Serial.println(a, 5);
delay(1000);

//Ambil data float ke EEPROM
b = EEPROM.get(addr, b);
Serial.print("Baca dari EEPROM : ");
Serial.println(b, 5);
delay(1000);
}

void loop()
{
//Kosong
}

Hasilnya adalah:

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih telah berkujung.

Posting Komentar untuk "Cara Menyimpan Data Float Ke EEPROM Arduino"