Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Perbedaan Tegangan Arus AC dan DC?

Perbedaan Tegangan, Arus AC dan DC 

Perbedaan Tegangan, Arus AC dan DC - Setelah kita belajar dan mengetahui pengertian arus listrik, sekarang kita akan mengenal apa itu tegangan dan arus AC DC.

Kita mulai dari pengertian AC dan DC secara umum ya, tidak saya jelaskan detail karena ini untuk gambaran untuk pemula.


AC (Alternating Current)

Jika diartikan kedalam bahasa Indonesia, Alternating Current adalah Arus bolak-balik.

Arus bolak-balik ini biasanya dihasilkan dari Generator, seperti yang digunakan pada PLTD, PLTU, PLTA dan sebagainya.

Didalam generator terdapat lebih dari 2 kutub yang memiliki potensi elektron lebih banyak dan proton juga lebih banyak.

Sebagai batasan, saya hanya memberikan gambaran pada Genetrator 1 Fasa saja.

Generator 1 Fasa biasanya memiliki 2 kabel output + 1 kabel ground.

Kita coba fokus di 2 kabel output saja ya.

Ketika generator berputar ke arah tertentu (tergantung model generatornya), salah 1 kabel dari 2 kabel output akan bermuatan positif dan 1 nya lagi bermuatan negatif.

Kemudian, karena generator berputar terus, 1 kabel yang sebelumnya positif menjadi negatif karena adanya perpindahan kutub didalam generator. kabel 1 nya lagi yang awalnya Negatif menjadi Positif.

Setiap pergantian dari positif ke negatif ini, didalam kelistrikan dikenal dengan istilah Frekuensi. Satuan Frekuensi adalah Hertz (Hz).

PLN (Indonesia) menggunakan standar frekuensi yang digunakan diseluruh Indonesia yakni 50 Hz.

Artinya, listrik yang dihasilkan dari generator akan berubah dari positif ke negatif dan sebaliknya (bolak-balik) dengan cepat sebanyak 50 kali dalam 1 detik.

Jadi Tegangan AC adalah beda potensial yang selalu bolak-balik pada dua titik. Sedangkan Arus AC adalah perpindahan elektron dengan arah bolak-balik mengikuti beda potensial nya.

Kira-kira sudah paham ya?


DC (Direct Current)

Direct Current dalam bahasa Indonesia adalah Arus Searah.  Ini diakibatkan oleh beda potensial dari sumbernya selalu tetap.

Kita ambil contoh sumber tegangan DC adalah baterai.

Jika kita perhatikan bahwa di baterai hanya ada dua kutub yakni kutub positif (+) dan negatif (-).

Ini artinya, pergerakan arus hanya searah saja dari negatif ke positif. Maka dari itu disebut Arus Searah.

Jadi, Tegangan DC adalah beda potensial dari sumber pada posisi tetap dan Arus DC adalah perpindahan elektron dengan 1 arah saja.

Kira-kira sudah paham ya? 

Jika ada saran dan kritikan silahkan sampaikan di kolom komentar. Bila artikel ini bermanfaat, silahkan dibagikan ke teman-teman menggunakan tombol share yang ada dibawah ini.

Posting Komentar untuk "Apa Perbedaan Tegangan Arus AC dan DC?"