Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lapisan Kulit, Apakah Kita Memiliki Kulit Yang Sama Sepanjang Hidup?

Lapisan Kulit, Apakah Kita Memiliki Kulit Yang Sama Sepanjang Hidup - Lapisan kulit kita terdiri dari dua jenis lapisan. Lapisan pertama terletak pada bagian dalam yang disebut korium. 

Lapisan kedua berada dibagian luar dan sifatnya lebih tipis dan lunak disebut epidermis. Lapisan epidermis tidak mengandung pembuluh darah. Pada dasarnya ia terbentuk dari sel-sel kulit mati.

Sedikit di bawah lapisan epidermis terdapat bagian dasarnya yang menerima zat makanan dan merupakan sel-sel hidup. Sel-sel ini sangat aktif, dan berfungsi untuk menghasilkan sel-sel.

Lapisan Kulit, Apakah Kita Memiliki Kulit Yang Sama Sepanjang Hidup?
Ilustrasi Kulit Manusia (Pixabay)



Lapisan Kulit

A. Proses Sel Kulit Mati

Pertumbuhan dari lapisan kulit epidermis berlangsung sebagai akibat daripada sel-sel yang terus dihasilkan oleh sel-sel yang terletak lebih ke dalam dari bagian kulit.

Sel-sel baru didorong ke atas oleh sel-sel lainnya, sehingga tergeser dari lapisan yang menerima sumber zat makanan lalu kulit itu menjadi kering dan mati.

Sebagai akibatnya maka terjadilah perubahan kimiawi di dalam sel-sel tersebut. Lalu lapisan itu berubah menjadi zat yang mirip zat tanduk.

Jadi, bagian bawah dari lapisan epidermis itu terdiri dari bagian yang menghasilkan sel-sel. Sedangkan bagian atasnya merupakan sel-sel kulit mati yang telah berubah bentuk menjadi sel-sel tanduk.

B. Proses Pergantian Kulit

Sel-sel pada bagian lapisan atas dilepaskan sama banyak dan cepatnya dengan caranya lapisan bagian bawah menghasilkan sel-sel baru.

Setiap hari kulit kita menghasilkan berbilyun-bilyun sel-sel baru dan melepaskan berbilyun-bilyun pula sel-sel tanduk yang telah mati.

Pernahkah anda memperhatikan, apabila anda menanggalkan satu pasang atau sebelah kaos kaki anda yang berwarna hitam pada malam hari, dan perhatikanlah betapa banyak kaos kaki itu diliputi oleh sel-sel halus zat tanduk yang telah mati?

Proses ini berlangsung terus menerus tanpa ada rintangan yang bisa menyelingnya. Itulah sebabnya mengapa kulit kita nampak muda setiap tahun ke tahun.

Jadi pada hakekatnya, kita ini tidak memiliki kulit yang asli atau kulit yang sama selama perjalanan usia hidup kita. Sebab kita senantiasa memperoleh lapisan kulit yang baru.

C. Sebab Noda Di Tangan Mudah Hilang

Tidak jarang kita terkena noda pada bagian kulit. Seperti noda bekas tinta, minya pelumas, tas, atau karat yang melengket pada kulit kita, semuanya dapat lenyap dengan segera.

Mengapa demikian?

Sebab bagian lapisan atas dari kulit akan tergeser keluar dan digantikan oleh sel-sel kulit yang baru. Ada terdapat tiga puluh lapisan sel-sel tanduk dan apabila satu lapis kita kikis habis, maka satu lapisan baru akan mendorong ke ata dari bagian bawah. 

Dan kita tidak akan pernah kehabisan sel-sel kulit baru dalam pembentukan kulit kita.

Semoga website Kini Saya Ngerti dapat bermanfaat....

Posting Komentar untuk "Lapisan Kulit, Apakah Kita Memiliki Kulit Yang Sama Sepanjang Hidup?"