Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Itu Air Keras?

air murni, cairan, es, uap, hujan, tetesan, gelas, kini saya ngerti
Air (H2O)

Air mempunyai sifat cita rasa, tidak mempunyai bau dan tidak mempunyai warna. Air terdiri dari dua unsur gas yaitu hidrogen (H) dan oksigen (O2), Sehingga senyawa air memiliki rumus H2O. 

Gas hidrogen merupakan suatu gas yang sangat ringan, sedangkan gas oksigen merupakan suatu gas yang lebih berat dan bersifat sangat aktif. 

Wujud air

Air memiliki 3 perubahan wujud yaitu:
  1. Wujud padat yaitu bebentuk es
  2. Wujud cair yaitu cairan, seperti yang umum kita temui
  3. Wujud gas yaitu uap.
Apabila kita berbicara tentang berbagai bentuk air, maka kita akan menemukan bahwa air yang berada di alam ini tidaklah pernah kita dapati dalam bentuknya yang murni. 

Ia selalu mengandung bahan mineral lainnya yang telah larut, gas yang telah larut, dan organisme yang hidup. Maka sangat jarang ditemukan sifat "air" murni semata-mata (H2O saja).

Misalnya air minum yang diperoleh dari proses kimiawi tidak memiliki rasa sama sekali. Namun, kenyataannya air minum tersebut memiliki semacam rasa tertentu walaupun hanya sedikit saja. 

Hal ini memberi kejelasan bahwa air minum tersebut tidaklah air murni lagi melainkan telah bercampur dengan unsur-unsur lainnya. 

Contoh lainnya seperti air hujan yang jatuh melewati atmosfer, diperjalanan proses jatuh hujan menyerap sebagian gas yang dilewatinya. 

Sifat air keras

Yang paling peting diantara gas yang terdapat pada air ialah gas oksigen, karena oksigen merupakan sumber udara bagi makhluk hidup untuk bertahan di bawah air. 

air keras, kini saya ngerti, karbon dioksida, H2, atmosfer, siklus hujan
Air Keras

Selanjutnya gas penting lainnya ialah karbon dioksida, karena dengan adanya gas karbon dioksida di dalam larutan air (asam karbonat). 

Maka air mempunyai sifat mampu untuk melarutkan dan mengikis hanyut zat kapur pada batu-batuan, sehingga dengan demikian terbentuklah gua-gua dan lubang-lubang di bawah lapisan tanah. 

Zat asam karbonat di dalam air memiliki fungsi melarutkan zat kapur dan magnesium karbonat. Inilah yang menyebabkan air memiliki sifat "keras". 

Sifat air keras ialah tidak mudah menimbulkan busa pada sabun. Apabila air semacam ini direbus, air tersebut akan meninggalkan lapisan zat kapur pada ketel pemasak.

Zat yang terdapat di dalam air

Selain sejumlah gas ada beberapa zat yang terdapat di dalam air salah satunya ialah zat garam yang larut dari proses pengikisan tanah. 

Sungai dan danau, cenderung juga mengandung partikel anorganik yang biasa mengambang di permukaan air. 

Air tersebar luas di seluruh permukaan bumi, pada musim panas matahari menyinari bumi. Air yang terkena sinar matahari menguap menuju atmosfer

Di atmosfer air menguap dan uap tersebut lalu menyatu dengan gumpalan awan. Pada titik jenuh tertentu gumpalan awan jatuh melebur dalam bentuk hujan biasa, hujan es, hujan salju, embun, dan kemudian hanyut kembali menuju laut. Proses inilah yang sering disebut siklus hujan.

Posting Komentar untuk "Apakah Itu Air Keras?"